Final Euro 2012: Spanyol - Italia


Pelatih Spanyol Vicente del Bosque diperkirakan bakal menurukan kekuatan terbaiknya saat menghadapi Italia di final Piala Eropa 2012, Senin (2/7) dinihari WIB. Namun pria berusia 61 tahun ini mengalami dilema apakah akan menurunkan seorang striker setelah Alvaro Negredo tidak memperlihatkan ketajamannya di laga semi-final melawan Portugal. Dengan Fernando Torres sepertinya tak menjadi pilihan, dan Fernando Llorente belum pernah tampil di ajang ini, Cesc Fabregas kemungkinan akan ditempatkan sebagai srtiker bayangan bersama Andres Iniesta dan David Silva. Bek Italia Ignazio Abate, yang absen di laga semi-final melawan Jerman akibat cedera otot, kemungkinan bakal dimainkan. Sedangkan bek tengah Christian Maggio juga dapat diturunkan usai menjalani sanksi akumulasi kartu. Pelatih Cesare Prandelli kemungkinan bakal mempertahankan komposisi serupa seperti ketika menekuk Jerman dibandingkan memakai skema lawas 3-5-2 yang diterapkan saat menghadapi Spanyol di laga pembuka. Posisi Riccardo Montolivo di depan Thiago Motta juga bakal dipertahankan setelah memperlihatkan performa meyakinkan di empat besar.

SPAIN : Casillas, Arbeloa, Pique, Ramos, Alba, Xavi, Busquets, Alonso, Silva, Fabregas, Iniesta (4-3-3)
ITALY : Buffon, Abate, Barzagli, Chiellini, Balzaretti ,Marchisio, Pirlo, De Rossi,Montolivo, Balotelli, Cassano (4-3-1-2) 

          JADWAL FINAL EURO 2012

Channel    Hari          Jam           Tanggal          Pertandingan
RCTI  Senin     01:45 WIB02 Juli 2012Italia vs Spanyol

Semi Finals: Jelang Spanyol vs portugal



RCTI
Kamis, 01:45 WIB
28 Juni 2012
Spanyol vs Portugal
PORTUGAL : Rui Patricio, Pereira, Pepe, Alves, Coentrao, Moutinho, Veloso, Meireles, Nani, Almeida, Ronaldo
SPANYOL : Arbeloa, Ramos, Pique, Alba, Busquets, Alonso, Silva, Xavi, Iniesta, Torres

Dua tim Iberia, Portugal dan Spanyol, akan memperbarui rivalitas mereka berlatar-belakang tiga kemenangan berturut-turut setelah sama-sama meraih hasil tak memuaskan di pertandingan perdana dimana Portugal kalah dari Jerman dan Spanyol ditahan imbang Italia.

Pelatih Seleccao Paulo Bento menyatakan percaya diri meskipun sempat terjadi perkelahian antara dua pemainnya Ricardo Quaresma dan Miguel Lopes saat latihan akhir pekan lalu. Selain itu Bento juga harus membuat perubahan karena striker utama Helder Postiga mengalami cedera paha pada saat melawan Republik Ceko dan harus digantikan Hugo Almeida atau pemain muda Nelson Oliveira di starting line-up.

Di sisi lain, para pemain lain diharapkan masih berada dalam kondisi yang sama seperti sebelumnya. Cristiano Ronaldo, yang sejauh ini telah mengemas tiga gol, bersama Pepe dan Fabio Contreao akan menghadapi sejumlah rekan-rekannya di Real Madrid serta beberapa rival mereka di Barcelona yang saat ini mengisi tim Spanyol.

Sementara itu generasi emas Spanyol berpeluang besar menambah trofi di lemari mereka setelah kesuksesan di dua turnamen sebelumnya, Euro 2008 dan Piala Dunia 2010. Meskipun demikian sebagian besar media peliput merasa tidak terkesan dan menganggap performa skuat asuhan Vicente del Bosque it membosankan meskipun memiliki standar yang sama dengan beberapa tahun terakhir.

Meskipun demikian Del Bosque diyakini tidak akan terpengaruh kritik tersebut dan tetap fokus pada pilihan strateginya yang telah disiapkan jauh-jauh hari sebelum pagelaran Euro 2012 berlangsung.

La Roja menempatkan Cesc Fabregas sebagai 'False No.9' dalam dua pertandingan dan memainkan Fernando Torres sebagai starter pada dua pertandingan lainnya. Sejauh ini eksperimen tersebut berhasil karena kedua pemain sama-sama mencetak dua gol. Akan tetapi pada pertandingan nanti kemungkinan Torres lebih berpeluang dimainkan sejak menit pertama.
Sumber Goal.com

Inggris Vs Italia Adu Penalti

Satu tiket terakhir ke semi-final Euro 2012 berhasil didapat Italia setelah melewati perjuangan ekstra kontra Inggris hingga harus melalui drama adu penati di Kyiev, Senin (25/6) dini hari WIB. 
Dalam adu pinalti itu, Italia akhirnya unggul 4-2 atas Inggris. Dua Ashley The Three Lions, Young dan Cole, gagal menaklukkan Gianlugi Buffon sebelum Alessandro Diamanti yang menjadi eksekutor terakhir sukses menjebol gawang Joe Hart dan membawa Italia menancapkan kaki ke empat besar. 



dikutip Goal